Langsung ke konten utama

Kalian yang ada di Kepala


Kalian yang ada di kepala
Oleh: Matsurika

“Off course it’s happening inside your head, Harry, but why on earth should that mean that it is not real?”
-Albus Dumbledore (J.K Rowling: Harry Potter and the Deathly Hallows)

Kalian yang ada di dalam kepala,
Bercengkrama, menjalin kisah-kisah
“Tapi, kami tidak nyata”
Begitukah?

Kalian yang ada di dalam kepala,
“BERISIK!” bisikku sendiri
Ribut sekali minta dituliskan
Tidak tahu, bahwa aku sedang keletihan

Kalian yang ada di atas kertas,
Bukannya berdamai, malah makin ramai
“Kamu bukan Tuhan di sini, wahai Pencerita”
Lalu aku apa? Barangkali sisa reruntuhan kuil Dewa

Kalian yang ada di atas kertas,
Ingin mencari takdir-takdir sendiri
Memusingkan penulis yang keracunan
Bergelas-gelas kopi

Kalian yang ada di dalam buku,
Aku merindukan kebijaksanaanmu,
Aku ingin meminjam keberanianmu,
Dan mengabulkan harapan-harapanmu

“Berhenti minum kopi kebanyakan gula,
Wahai pencerita!
Kami ini,
Hanya ada di kepalamu”

Mengapa melawan terus, kalau begitu?
***

Komentar

Postingan populer dari blog ini

We're all Minky Momo(s), after all.

Halo. Sudah berapa lama Farah nggak nulis? :") Blog ini sama berdebunya dengan buku-buku lama di Perpusat UI. Anyway, entah kenapa malam ini sedang ingin menulis. Random saja, karena melihat postingan seorang senior yang telah menyelesaikan sidang skripsinya minggu lalu. Di timeline line, ia me-repost sebuah lirik lagu dari anime tahun 90'an, Minky Momo. Iya, Minky Momo yang rambutnya pink dan bawa-bawa tongkat itu,  yang mungkin jadi inspirasi sinetron 'Bidadariku' Anyway, yang direpost adalah lirik lagu ini: Ingin menjadi apa, setelah dewasa Ingin menjadi apa, tak terbayangkan~ Diikuti dengan kalimat 'paling relatable 2k16'. Dan seketika saya langsung tersentak 'Oh', batin saya. Berbicara tentang masa depan, karir, memang bukan sesuatu yang menyenangkan. Ada banyak sekali ketidak pastian, ada banyak tantangan yang menunggu. Kadang, saat jalan sudah lurus terbentang di hadapan kita, kita masih bingung harus memilih jalan yang sebelah man...

Sejarah

Ada yang bilang kepadaku tak usah pedulikanmu karena kamu hanyalah benda mati yang membisu pada seonggok waktu Ada pula yang bilang kepadaku untuk bercermin kepadamu karena kamu begitu tua sehingga lakumu telah mengisahkan laku laku dan dosa masa lalu Ada yang bilang kepadaku untuk menghormatimu bukan karena kau begitu tua tetapi karena kau akan selalu dan selalu menjadi baru Ada yang bilang kepadaku bahwa kamu tidak lebih dari sebuah beban dan dosa yang dibesar besarkan bahwa kamu hanyalah dongengan yang dilegalkan Ada yang bilang kepadaku bahwa kamu belum selesai dan akan mempelajarimu jika sudah selesai cerita tentangmu sambil berseloroh ia mencandakan akhir waktu Lalu, kamu berbisik kepadaku; “Aku memang seonggok benda mati yang membisu, kaummu telah berbicara lebih banyak tentangku dari pada waktu. Aku memang mengisahkan dosa dan laku masa lalu, tapi aku juga mengisahkan bahagia, pesta pora, dan kemenangan penulisku. Aku memang selalu dan selalu menjadi baru, teta...

Piano Man

Piano Man Hoshiura Tanaka             Jazz Hands Bar and Café             5   Januari 2019             2:30 AM.             Bar itu dipenuhi dengan garis polisi, dan di depannya mobil-mobil polisi terparkir.             Polisi-polisi itu sibuk dengan alat komunikasi mereka masing-masing. Salah satu dari mereka, seorang detektif muda bernama Hoshiura Tanaka, terlihat berlarian ke -sana ke mari di TKP. Ia mencatat keterangan para saksi, meneliti bukti-bukti yang ditemukan tim forensik, dan memeriksa kondisi mayat yang ditemukan.             Sementara ini, dia belum bisa menemukan teori apa pun. Penyelidikan pembunuhan bukalah kisah novel Ra...