Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Desember, 2013

Auntumn Leaves

Aku benci musim gugur, karena ia mengingatkanku padamu. Pada janjimu, pada senyummu, dan juga pada wajahmu. Aku benci musim gugur, karena ia mengingatkanku pada sentuhanmu, pada hangat dekapmu, dan pada canda tawamu. Aku benci musim gugur, karena ia mengingatkanku pada indahnya saat-saat bersamamu. Saat-saat kita duduk berdua di bawah naungan pohon jati di Jogja. Saat kita berkhayal jati itu adalah guguran sakura yang menaungi kita. Saat kita bermimpi, bahwa kita akan duduk di taman kota Paris, di bawah naungan pohon apel yang beraroma manis. Aku benci musim gugur, karena ia mengingatkanku pada kita. Pada jiwa muda asmara kita. Pada kenangan-kenangan di sekolah, tempat mengajar kita. Saat kita saling menggoda satu sama lain, saat kita digoda oleh murid-murid lain. Dulu, kau selalu marah pada mereka, namun, di sisi lain, aku tahu kau mengaminkan godaan mereka. Aku tahu, di balik teguran dinginmu, terdapat hati yang hangat dan siap tersentuh. Namun, bahkan aku tak bera...